Langsung ke konten utama

[dibuang sayang] - Dunia Pembelajaran Etika Moral dan Budi Pekerti (2012)



Video ini adalah seri dibuang sayang atau behind the scenenya (kalo orang bule bilang) video Dunia Pembelajaran Etika Moral dan Budi Pekerti. Video ini khusus didedikasikan kepada teman – teman yang menggemari video pembelajaran ini. Selamat! Kalian menjadi semakin beretika, keren, ganteng, cantik, gila dan jenius setelah menontonnya. Selain itu untuk merayakan (ceritanya) video ini yang secara tidak sengaja masuk ke dalam 60 besar festival OK video Flesh ke 5 bareng teman – teman dari 50 negara lainnya :)


dokumentasi Far Magazine :)

Sekali lagi aku mengucapkan terima kasih kepada kawan – kawan hebat yang mendukung pembuatan video ini. Ada Dedi dan Onok sebagai aktor berbakat yang kini sudah Go International. Oya, selamat tambahan untuk Onok yang kini memiliki putri yang sehat. Selamat untukmu dengan keluargamu kawan. Selanjutnya, terima kasih kepada Widya yang sudah mau meminjamkan kamera videonya untuk aku zolimi dalam pembuatan video ini. Hehehehe... Makasiiih yaaa ^^v. Trims for Bagonk yang menjadi pemeran tambahan yang tersembunyi di salah satu scene. Ayooo, tebak scene mana dia keluar....?! Hehehe... Thx to for Ion yang menemani kami dalam pembuatan video ini. Next, big thanks kepada Riri yang secara kejam menjebloskan aku untuk mengikuti festival Ok Video yang berbuah manis dengan dicantumkannya profilku di Far Magazine oleh Rizky, sang punggawa Far. Terima kasih kawan. Kalian awesome :D

Laporan video & profil from Far Magz :D

Tidak lupa kepada kawan – kawan yang secara gencar mempromosikan videoku untuk disebarkan layaknya virus H5N1 kepada khalayak luas tidak berdosa. Ada Ws, my partner in Crime. Novita, agen UKM Kesenian Udayana yang macho \m/ hehehe... temen – temen Madyapadma Trisma yang selalu kreatif (almamaterku juga loh #uhuk). Kak Ananta yang membentuk pola pikir dan memberikan limpahan ilmu tentang video dan jurnalistik kepadaku. :’) big trims from my deepest heart. Biar ‘ga dibilang durhaka, terima kasih untuk aji dan ibuku. Maafkan anakmu ini yang menjadi aneh nan metal ini ya :D daaaaaaaaan......Tentu saja kepada para penonton video Dunia Pembelajaran Etika Moral dan Budi Pekerti yang sudah mau meluangkan waktunya menonton video ini dan beretika dan tertawa bersama. Mari Sharing tawa kawan :) (mengutip dari judul blog Tara :P) Have a nice day dan tunggu video selanjutnya dari Studi_Yo films ya.

Nb : Cihuuuy, video ini masuk jurnal footage :')... Makasi kawan... 

Komentar

Esha Satrya mengatakan…
Congrats, Yud!
Eh, ada fotoku!
:D
Ahay... Sama sama sha :D terima kasih buat jepretanmu yang terpampang d majalah :D foto pegang bintang lautnya keren cuey :D

Postingan populer dari blog ini

Diperkosa angin di Batur yang dingin

     “Beneran nih ga apa? Serius nae yud,” suara seorang pemuda tanggung memecah suasana di balebengong sekitar kawasan pos jaga Batur. “Sante aja be, ‘mereka’ pasti datang. Tapi cuma ngeliatin aja koq,” jawabku di sebelahnya diikuti pandangan menunggu dari 1 pemudi dan 2 pemuda lainnya. “Oke, gini ceritanya, waktu itu aku dan adikku pernah ngeliat bayangan hitam gede banget waktu lewat di jalan (tiit),” pemuda yang bernama Abe itu pun memulai ceritanya. “Terus?,” tunggu pemuda lain yang bernama Kris sambil mulai memperhatikan dengan seksama si pemberi cerita. “Awalnya ku kira itu orang yang lagi diem di belakang pohon, eh, ga taunya…” mulai mencondongkan tubuhnya dan… PLAK! “Huwaaa! Apa tuuu?” baik Abe, Kris, pemudi yang bernama Novita, dan pemuda lain yang bernama Rendra lompat dari posisi mereka dan menubruk aku yang berada paling jauh dari suara berdebam tiba – tiba itu. “Tuh kan, iseng banget sih kalian cerita horor di jam 12 malam di kaki gunung Batur...

Soe Hok Gie : Catatan Seorang Demonstran (Resensi) - 2012

makanan ringan + bacaan berbobot       “ Saya dilahirkan pada tanggal 17 Desember 1942 ketika perang tengah berkecamuk di Pasifik…” Sebuah catatan pada tahun 1957 tercipta dari tangan seorang generasi Indonesia keturunan Cina. Namanya Soe Hok Gie. Seseorang yang hidup pada era orde lama yang selanjutnya menjadi salah satu tokoh penting dalam pergerakan perubahan yang terjadi di Indonesia saat itu.

MENEMANI PERJALANAN PADA MASA PANDEMI

Pandemi kali ini membuat saya banyak menghabiskan waktu untuk diri sendiri. Mulai dari melaksanakan perkuliahan bagi mahasiswa saya secara online, kerja  remote , komunikasi lebih banyak menggunakan akses internet dan berbagai macam lainnya dalam kamar studio 5x4 meter di rumah. Keluar rumah hanyalah untuk membeli makanan atau mengambil foto dan video di alam bebas untuk keperluan  project  (tentunya dengan tetap mengikuti protokol kesehatan). Untuk memenuhi jumlah stok foto yang diinginkan, tentunya saya pergi ke beberapa daerah dan tidak jarang tempatnya saling berjauhan. Ketika berada di area yang cukup sepi, saya mencoba untuk berkomunikasi melalui   texting  WA dengan kawan. Pesan terkirim dengan cepat. Begitu pun kala mengirim  draft  foto dengan email.  Attachment  email sampai dengan selamat. Semua ini tidak lepas dari peran kartu smartfren UNLIMITED dengan Extra Unlimited Malam Full Speed yang masuk di  smartphone . Dengan pemak...