Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Cerita kecil

MENEMANI PERJALANAN PADA MASA PANDEMI

Pandemi kali ini membuat saya banyak menghabiskan waktu untuk diri sendiri. Mulai dari melaksanakan perkuliahan bagi mahasiswa saya secara online, kerja  remote , komunikasi lebih banyak menggunakan akses internet dan berbagai macam lainnya dalam kamar studio 5x4 meter di rumah. Keluar rumah hanyalah untuk membeli makanan atau mengambil foto dan video di alam bebas untuk keperluan  project  (tentunya dengan tetap mengikuti protokol kesehatan). Untuk memenuhi jumlah stok foto yang diinginkan, tentunya saya pergi ke beberapa daerah dan tidak jarang tempatnya saling berjauhan. Ketika berada di area yang cukup sepi, saya mencoba untuk berkomunikasi melalui   texting  WA dengan kawan. Pesan terkirim dengan cepat. Begitu pun kala mengirim  draft  foto dengan email.  Attachment  email sampai dengan selamat. Semua ini tidak lepas dari peran kartu smartfren UNLIMITED dengan Extra Unlimited Malam Full Speed yang masuk di  smartphone . Dengan pemak...

Pengkotakan Sosial yang ditampar Agama Baik

Masyarakat memerlukan agama / kepercayaan sebagai media untuk mendekatkan diri dengan hal yang bersifat religi. Bagi saya religi tersebut bukan semata mata membicarakan agama namun lebih kepada perasaan personal terhadap apa yang anda yakini. Ada beberapa sudut dalam diri manusia yang tidak akan selalu mampu dinalar dengan hitungan dan logika yang pasti. Suatu ruang yang diperlukan untuk hidup dan berfikir secara independen dan mengaitkan dirinya dengan keberadaan alam semesta yang luas ini. Sampai saat ini, agama dan kepercayaanlah yang mampu memberi bagian untuk itu. Contohlah ketika kita bingung harus bertindak seperti apa padahal segala cara sudah kita tempuh, alhasil kita akan berserah diri pada suatu kekuatan di luar diri dan memohon yang terbaik.

Agama HAM dan Krisis Toleransi dalam Masyarakat Sosial Media

2016. Masa ketika tulisan ini dibuat, penulis sedang berada di dalam suasana yang modern. Mulai dari penyampaian pesan yang sangat cepat, Batas dunia yang semakin tipis. Gadget canggih yang bertebaran namun tidak dibarengi dengan kesiapan mental yang cukup. Penulis sadar bahwa tidak ada yang salah dengan itu. Perubahan adalah hal yang selalu terjadi dan menjadi hakim atas semua kemungkinan kehidupan manusia di dunia. Apa yang ada dalam kepala ketika teringat masa dimana kehidupan begitu sederhana menjadi berbeda saat membuka mata dan melihat keadaan sekitar di jaman ini. Smartphone yang didaulat sebagai piranti canggih tidak serta merta dimiliki pengguna yang juga smart . Berbagai informasi dapat ditilik dan dinilai secara individu. Pergeseran mental, isu SARA, modifikasi sejarah merupakan sedikit hal dan pengaruh yang diterima oleh kita saat ini. Lewat sebuah piranti dengan besarnya yang tidak lebih dari 6 inch , masyarakat kita sudah belajar banyak. Masyarakat kita sudah le...

Hari Ibu, Tulisan dan Agama

Gung Byang Mirah Postingan ini muncul secara spontan di hari ini. Di hari Ibu. Sebuah hari yang dimana semua anak diseluruh dunia melihat ibu mereka sebagai sosok yang sangat berjasa dalam kehidupan. Sejatinya kita semua telah menghargai ibu kita masing – masing. Namun perlu rasanya dibuat semacam selebrasi seperti hari ibu ini . Yah, seperti tahun baru ataupun ulang tahun yang selalu dirayakan dengan menyenangkan. Postingan tentang ibu pernah saya muat di sini . Semacam kilas balik yang membuat saya berfikir kembali bahwa kehadiran seorang ibu merupakan sesuatu yang sangat penting bagi diri seorang anaknya. Apalagi ketika waktu menjadi sebuah penentu pertemuan mereka. Mata saya mengekor aktivitas ibu saya bersembahyang dan keluar bersama aji (panggilan untuk ayah) menuju ke suatu tempat. Melihat kondisi ibu maupun aji yang sehat dan tetap kompak membuat saya semakin bersyukur.

Ber - kontemplasi Bali saat Galungan

Sebenarnya postingan ini muncul tidak disiapkan secara khusus. Kebetulan saya sedang membuat tugas kampus yang harus dikumpul jumat lusa. Iseng ingin refreshing sekilas malah terbersit pikiran – pikiran ringan seperti biasanya.

Kumalagita

Kumalagita [Part 1] Kumalagita [Part 2]      Pertengahan tahun 2013 kemarin, saya memiliki pengalaman yang sangat menyenangkan. Nama pengalaman itu adalah Kumalagita. Projek band yang anggotanya merupakan comotan dari teman – teman dekat seperti Willy, Yoga, Risky dan Indra. Mereka asyik. Keasyikan itu bisa dilihat selanjutnya dari video di atas.

Pekak Made Taro, Gending Rare dan Emoni Bali

           Gending Rare atau lagu anak – anak merupakan salah satu budaya lisan yang mengakar di kehidupan bermasayarakat di Bali. Lewat gending rare, anak – anak mengerti, belajar dan bermain. Bahkan memang seharusnya anak – anak mendapatkan konsumsi yang pantas di usia mereka yang sedang gemar – gemarnya mencari tahu berbagai fenomena sekitar. Gending Rare memfasilitasi itu. Namun seiring perkembangan jaman, teknologi dan modernisasi seakan menggeser pelan – pelan dari salah satu produk lokal bernama gending rare.

Dimana eksistensi manusia?

 Manusia. Mahluk berakal budi. Memiliki potensi besar dalam mengubah tatanan kehidupan. Eksistensi manusia secara secara nyata dapat dibedakan dengan mahluk yang lain. Manusia juga memiliki karya yang dihasilkan sehingga berbeda dengan mahluk yang lain. Dari karya yang dibuat manusia tersebut menjadikan ia sebagai mahluk yang menciptakan sejarah. Berbicara tentang manusia maka yang tergambar dalam pikiran adalah berbagai macam perspektif. Ada yang mengatakan manusia adalah hewan rasional (animal rasional). Sedangkan yang lain menilai manusia sebagai animal simbolik adalah karena manusia mengkomunikasikan bahasa melalui simbol-simbol dan manusia menafsirkan simbol-simbol tersebut. Ada juga Homo Feber. Manusia sebagai hewan yang melakukan pekerjaan dan dapat gila terhadap kerja. Populer dikatakan sebagai Homo Sapiens. Manusia arif yang memiliki akal budi dan mengungguli mahluk yang lain. Yang menyenangkan adalah manusia disebut sebagai Homo Ludens (mahluk yang senang bermain...

Layaknya Api

     Aktif. Selalu bergerak. Layaknya api yang terus membakar. Entah, jika api merasa bahagia, kebahagiaannya akan merenggut kebahagiaan lain. Tidak bisa ditoleransi. Saat api menyadari apa yang dilakukannya, dia hanya melihat abu. Karena, memang tugasnya untuk membakar. Merubah tatanan. Menciptakan momentum baru setelah yang dilewatinya berubah.

Ironi Bali

#1 Senyum tulus seorang anak tukang suwun yang harus bekerja hingga malam. @Pasar Badung      Dimulai dari ajakan kawan untuk ikut meramaikan ulang tahun Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tahun 2012 lalu. Namun bukan di ajak ke Jakarta lalu bersalaman dan cipika cipiki sembari berucap, “Hey Bapak Presiden. Selamat ulang tahun!”. Tidak. Tentu tidak. Bapak Presiden tetap dengan selebrasi yang telah disiapkan oleh anak buahnya. Sedangkan kawan saya mengajak saya untuk ikut merayakannya dengan berbagi karya.

Perenungan Perak

      Apa yang spesial di tanggal 10 Januari 2013 ? Bagi aku, jelas, itu adalah momen di mana aku bertambah tua dan dirayakan dengan suka cita. Orang menyebutnya ulang tahun. Sungguh aneh memang, manusia mengarungi langkah kedepan dalam perulangan waktu dan jelas – jelas akan bertambah tua, eh, malah dirayakan :)) Sudahlah. Tua itu pasti, dewasa itu mesti. Di umur yang perak ini aku mesti berfikir dan berperilaku sedikit berbeda dari umur – umur sebelumnya. 25 itu bukan remaja lagi apalagi anak – anak. Seperti batas. Aku merasa umur 25 seperti awal mula pola kehidupan berbeda. Kalau diandaikan umur manusia itu 100 tahun dan dibagi 4 fase kehidupan, maka umur 25 adalah fase kedua dari kehidupan.

Sepenggal cerita (bukan, cerita yang dipenggal – penggal) menuju 2013

31 Desember 2012 – 14.20 wita      Raungan mobil merah menambah jenuh jalanan By pass Ngurah Rai yang memang selalu ramai dengan kendaraan. Pandangan mata pengemudi yang terlihat cantik menatap lewat contact lens abu –abu yang sejatinya agak susah karena minus mata yang tidak sesuai. Di sebelahnya, seorang gadis berhobi ganjil sibuk mengabadikan momen perjalanan lewat kamera handphone . Objek yang diambil sangat beragam. Foto dirinya. Foto si pengemudi.  Foto pengemudi dan dirinya.

Donor Darah itu Baik

          Langit biru. Sapaan hangat mentari bercampur asap knalpot di areal parkir Rumah Sakit Sanglah Denpasar. 15 September 2012. It will be my fourth time to have blood donation here :) fyuh, panas euy +,+

Merangkum Energi dalam Setengah Dekade

      Angin dingin menyeruak melewati tengkuk. Menabrak udara panas yang keluar melewati pori – pori. Hembusan nafas yang tersenggal perlahan teratur. Pandangan mata yang mengabur terlihat kembali fokus usai dihantam sound 1000 watt dengan tamparan lighting berkekuatan serupa. 20 menit terasa begitu panjang ketika di atas panggung. Setelahnya semua seperti kembali ke dunia nyata. Seperti inilah yang dirasakan oleh mereka berempat. Sebuah masa dimana mereka baru saja memainkan gig di awal mereka memutuskan mendirikan band bernama Dkantin pada 2007 silam.

Riuh Pengerupukan sebelum me-Nyepi (Tahun Baru Caka 1934)

     23 Maret 2012. Hari Air Sedunia yang juga bersamaan dengan Tawur Agung Kesanga, upacara sebelum hari raya Nyepi. Idealnya, di hari ini akan terjadi hingar bingar - hiruk pikuk masyarakat dalam prosesnya me- nyomia (menyucikan) para bhuta kala agar tidak mengganggu pada saat umat hindu melaksanakan Catur Brata Penyepian esok harinya.

Pantai, Akses sebuah Tepi Jaman

     Pantai kadang membuat perasaan duka sekejap menjadi terlupa. Ada rasa yang timbul ketika melihat, mendengar dan merasakan deburan ombak yang berusaha menggapai raga. Saat favoritku adalah ketika menghabiskan waktu di pantai kala pagi maupun senja. Merasakan begitu besar ciptaan Tuhan ini jika dibandingkan posisiku yang tidak seberapa. Ikut berbahagia ketika cipratan air menyentuh pori – pori kulit dengan iringan angin yang nakal mengelus wajah. Kadang terdiam disaat penat dan kesal bercampur, hanya terduduk di tepi pantai berharap ombak membawa jauh perasaan ini ke tengah lautan.

Diperkosa angin di Batur yang dingin

     “Beneran nih ga apa? Serius nae yud,” suara seorang pemuda tanggung memecah suasana di balebengong sekitar kawasan pos jaga Batur. “Sante aja be, ‘mereka’ pasti datang. Tapi cuma ngeliatin aja koq,” jawabku di sebelahnya diikuti pandangan menunggu dari 1 pemudi dan 2 pemuda lainnya. “Oke, gini ceritanya, waktu itu aku dan adikku pernah ngeliat bayangan hitam gede banget waktu lewat di jalan (tiit),” pemuda yang bernama Abe itu pun memulai ceritanya. “Terus?,” tunggu pemuda lain yang bernama Kris sambil mulai memperhatikan dengan seksama si pemberi cerita. “Awalnya ku kira itu orang yang lagi diem di belakang pohon, eh, ga taunya…” mulai mencondongkan tubuhnya dan… PLAK! “Huwaaa! Apa tuuu?” baik Abe, Kris, pemudi yang bernama Novita, dan pemuda lain yang bernama Rendra lompat dari posisi mereka dan menubruk aku yang berada paling jauh dari suara berdebam tiba – tiba itu. “Tuh kan, iseng banget sih kalian cerita horor di jam 12 malam di kaki gunung Batur...

Anak Agung Ayu Mirah Ariati nama Ibuku

This is my mom, no, my SUPERMOM :')      Hari ini tanggal 23 Desember 2011. Khusus di postingan ini Bli Gung Yudha akan menulis sesuatu tentang ibu. Kenapa ga kemarin aja nulisnya pas hari ibu? Maunya sih gitu, tapi begitu mau nulis sebelum akhir tanggal 22 desember, eh, kena pemadaman bergilir. Jadinya komputer mati, lampu mati, tv mati. Semuanya mati. Selanjutnya aku juga pura – pura mati di kasur deh :P (baca : tidur)

Oleh – oleh dari Nusa Penida :)

Nusa Penida :D          Tanggal 5 November 2011 aku berkesempatan ke Nusa Penida. Sebenarnya sih untuk urusan persembahyangan. Tapi dengan modal niat dan instagram ditangan, jadilah perjalanan kali ini kusebut Wisata Rohani Nusa Penida ala Bli Gung Yudha (kapak..kapak… tudjeeeng!)

Redesign logo Studi_yo [films] – Imajinasi segar dalam gelora jiwa muda

Halo kawan – kawanku yang tetap bersemangat di hari yang panas ini. B aga imana kabar kalian? apakah masih sibuk diam di depan kipas angin atau berdoa aga r hujan datang ? Teruskanlah kawan. Karena itu adalah prestasi. Berhubung hari ini cerah, b aga imana kalau kita pergi beli es krim dan guling – guling di kasur yang adem? #bujukan setan yang tidak nyambung sedari awal postingan ini dibuat -__-! Logo Baru... cihuuuy ^^