Selasa, 24 Januari 2012

Puisi Anonymous – Sahabat

     Aku lupa kapan pernah pergi ke salah satu SD di daerah Sudirman, Denpasar. Karena harus mengurus suatu urusan yang belum terurus, jadilah waktuku harus teralokasikan sedari pagi disana. Dalam postingan kali ini, sesungguhnya dan sebenarnya, tidak bercerita tentang kegiatan yang kulakukan di SD bersangkutan. Namun lebih kepada puisi tempel dinding yang sekejap mengambil perhatianku dan mematungkan diriku dengan setiap kalimat didalamnya. Sangat polos. Sangat jujur. Sangat keren. 
     
     Seumur – umur, inilah kali pertama perhatianku teralih oleh karya sastra yang diciptakan dari tangan seorang anak SD. Memang sebuah masterpiece kadang bisa lahir dari tempat yang tidak kita duga. Dari ‘Sahabat’ yang diciptakannya, mungkin anak SD ini lebih mengerti arti sahabat lebih dibandingkan orang lain yang pernah kutemui. Well, adik. Kakak foto ya karyamu. Walau kakak ‘ga tahu siapa kamu dan dalam rangka apa kamu buat puisi ini, kakak merasa harus memberitahukan banyak orang tentang kata – kata yang kamu ciptakan. Berharap arti sahabat sebenarnya bisa tumbuh dan dimengerti oleh orang – orang seperti kakak dari tulisanmu ini :’)



2 komentar:

Abe Wardana mengatakan...

"woow.. & terimakasih adik" itu kata2 yang patut terucap dari dalam hati ini, dan terimakasih kepada Bli Gung Yudha atas apresiasinya terhadap masterpiece anonymous ini, sungguh mengharukan :')
omong2 Bli Gung ngapain ke SD ini?

A.A Ngr. Bgs. Kesuma Yudha mengatakan...

Sama sama be #peluk #pake armor perang
HUG! #centrang!
Ada keisengan utk menyelesaikan misi sukses Projek mari mari mai melali ke bali , makannya aku k sd itu :p