Selasa, 22 Maret 2011

Dia (cenderung) dikalahkan perasaannya

      Dua dekade yang lalu, awal dari semua cerita pada dirinya. Untuk pertama kalinya dia menangis dan merengek kepada dunia yang menyorotinya secara nyata. Selama sembilan bulan terakhir dia tertelungkup aman dengan sekat kulit perut dari rahim wanita yang membatasi dirinya dengan dunia. Ditangkup oleh tangan seorang bidan yang sigap, segera membersihkan tubuhnya dari darah dan untuk selanjutnya diserahkan pada ibunya. Saat itu dia mungkin belum sadar untuk apa dia lahir. Hem, mungkin jawaban untuk pertanyaan itu hanya BELIAU yang tahu. Tapi yang jelas, dia akan belajar banyak hal. Belajar melihat, berjalan, berbicara, belajar mengenal orang lain, belajar pelajaran sekolah, olahraga, logika, perasaan dan tentu saja hal lainnya.